DPRD KOTA BATAM,  UPDATE BERITA

Dewan Kembali Gelar RDP soal Kasus Limbah PT Macopolo Shipyard

RDP yang berlangsung di ruang rapat Komisi III, DPRD Kota Batam, (F: dok)

BATAM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam melalui Komisi lll kembali menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama manajemen PT Macopolo Shipyard pada Selasa (9/3/2021).

RDP yang berlangsung di ruang rapat Komisi lll tersebut guna menindaklanjuti pengaduan warga terkait limbah minyak (oil water) dari reparasi kapal di milik PT Marcopolo Shipyard. LImbah tersebut dinilai telah mengotori laut sekitar pemukiman masyarakat di Pulau Labu dan di Pulau Air, di Kelurahan Batu Legong, Kecamatan Bulang.

Rapat dipimpin Ketua Komisi lll Werton Panggabean didampingi anggota Komisi lll dan dihadiri manajemen Marcopolo Shipyard, pimpinan PT Lintas Nusantara Pasifik, Camat Bulang, Lurah Batu Legong, Ketua RT/RW Pulau Air dan Pulau Labu, serta perwakilan warga.

Menurut Ketua Tim Enam dari Pulau Air dan Pulau Labu, dari awal kejadian bahwa pihaknya telah langsung menemuai pihak agen, namun setelah mereka menunggu beberapa lama, tidak ada titik dari pihak PT Marcopolo.

“Akhirnya kami mengambil suatu tindakan lagi setelah itu karena tidak ada tanggapanya baru kami membuat laporan ke DLH. Jadi setelah kami ke DLH sekalian juga kami langsung membuat laporan ke Komisi lll ini Untuk rapat RDP pertama itu,” ujarnya.

Disebutkan, dari RDP pertama telah diputuskan bahwa kapal tidak tersebut boleh bergerak atau melakukan aktivitas sebelum permasalahannya selesai dengan masyarakat.

Sebelumnya, puluhan warga Pulau Labu Kecamatan Bulang, Kota Batam mendatangi PT Marcopolo Shipyard pada Kamis (18/2/2021) lalu.

Kedatangan warga Pulau Labu itu untuk meminta tanggung jawab perusahaan terkait pencemaran limbah yang terjadi sejak beberapa bulan ini.

Sementara itu, Sekretaris Komisi III DPRD Batam Arlon Veristo menyebut, pihaknya akan kembali melakukan sidak ke lapangan. Begitu juga dengan RDP. “Kita agendakan kembali. Yang kemarin belum ada titik temu RDP beberapa waktu lalu,” tegasnya. KD-r

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published.