KABARDEWAN.COM - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, angkat bicara terkait ramainya unggahan di media sosial yang diduga berisi kebencian terhadap suku Sunda.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mendukung penuh penegakan hukum dan meminta masyarakat untuk tidak menghentikan hasutan.
Farhan menyebut, kasus pelanggaran tersebut telah menjadi perhatian masyarakat dan penyerahan diri kepada penegakan hukum sesuai Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
“Kita serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. Masyarakat tidak perlu mengambil tindakan sendiri,” ujar Farhan dalam keterangan resminya, Jumat 12 Desember 2025.
Ia mengimbau, warga tidak boleh membalas dengan tindakan serupa maupun komentar yang dapat memperkeruh suasana.
Menurutnya, menjaga martabat bukan dengan kemarahan, tetapi dengan kedewasaan dalam kedamaian.
"Orang Sunda punya karakter sopan, dan berbudaya. Jangan sampai kita ikut melakukan pelanggaran. Tetap tenang, jangan terprovokasi," ungkapnya.
Ia mengimbau agar masyarakat mempercayai proses hukum yang tengah berjalan.
“Biarkan aparat penegak hukum bekerja. Jangan ikut menyebarkan informasi yang tidak jelas atau memicu kebencian,” ujarnya.
Farhan mengajak seluruh warga untuk menjaga persatuan serta menunjukkan sikap bijak di ruang digital.*
Usai Jokowi Pamerkan KTA, DPD PSI Kota Bandung Harap Jokowi Masuk Struktur DPP
1 hari yang lalu
DPRD Kota Bandung sebut Perlinsos Gugah Minat Warga Lakukan Aktivasi IKD
2 hari yang lalu
Fraksi Fraksi Setujui Perubahan Tata Tertib DPRD Kota Bandung, Dorong Penguatan Kelembagaan Dewan
1 minggu yang lalu
DPRD Kota Bandung Tetapkan Raperda tentang BPR menjadi Perda
1 minggu yang lalu